Pasti semua orang pernah merasakan apa itu bahagia. Sebelum menulis tentang "Kebahagiaan", harus tau dulu apa sih arti "Kebahagiaan" Simple! Bagi aku kebahagiaan adalah sesuatu yang menyenangkan hati. Singkat, Padat, dan Jelas. "No reason to be happy, because happines is yours." Kalimat itu Motivasion bgt. Ada yang tau artinya? Ini deh artinya "Tidak ada alasan untuk menjadi bahagia, karena bahagia adalah kamu" Dan maksud dari kalimat tersebut "Untuk mejadi bahagia ngga ada alasan. Kenapa? Karena bahagia, kamu sendiri yang akan membuatnya.
Langsung aja deh ke inti dari cerita ini, jadi aku akan menceritakan tentang inspiratif, kecil sih tapi berkesan hehehe. Hope You Enjoy It.
Ibu Muda
eorang
ibu muda melangkahkah kakinya di atas jalan hidupnya.
"Apakah jalan ini panjang?", ia bertanya.
Pemandu jalan menjawab: "Ya!, dan jalan ini sulit. Kamu akan menjadi tua
sebelum mencapai akhir dari perjalan ini. Tetapi, akhir dari jalan ini jauh lebih
baik daripada awal dari jalan ini."
Tapi ibu muda ini berbahagia, dan ia tidak akan percaya bahwa segala sesuatu
akan lebih baik daripada tahun-tahun yang sudah dilewatinya. Maka, ia bermain
dengan anak-anaknya, mengumpulkan bunga-bunga sepanjang jalan, memandikan
mereka dengan air sungai yang jernih, dan sinar matahari menyiramkankan
kehangatannya ke atas mereka … hidup begitu indah, dan ibu muda ini berteriak,
"Tidak ada sesuatupun yang jauh lebih indah daripada hal ini."
Maka malampun tiba, badai datang, jalan menjadi gelap, dan anak-anak mulai
ketakutan serta kedinginan. Ibu muda ini menarik mereka dekat-dekat dan
menyelimuti mereka dengan mantelnya.
Anak-anak berkata, "Oh Ibu, kami tidak merasa takut, karena ibu ada di
dekat kami, dan tidak akan ada apapun yang buruk yang akan terjadi atas
kami."
Maka si ibu muda berkata dalam hati, "Hal ini jauh lebih baik daripada
terangnya tengah hari, karena aku sudah mengajarkan anak-anakku
keberanian."
Maka pagipun menjelang, di depan mereka menjulang bukit, dan anak-anak mendaki
dan mulai kelelahan, dan si ibu juga merasa lelah, akan tetapi setiap saat ia
berkata kepada anak-anaknya,
"Bersabarlah sedikit lagi dan kita akan sudah berada di puncak sana."
Maka anak-anak terus mendaki, dan mereka mencapai puncak bukit, serta berkata,
"Kami tidak akan mungkin dapat melakukan hal ini tanpa dirimu, ibu."
Maka, ketika ibu muda ini membaringkan diri di malam hari, ia memandang
bintang-bintang dan berkata:
"Hal ini jauh lebih baik daripada yang sebelumnya, karena anak-anaku
belajar kegigihan di dalam kesulitan. Kemarin kuberikan mereka keberanian, hari
ini aku sudah berikan mereka kekuatan."
Di hari berikutnya, awan yang aneh membuat bumi gelap oleh peperangan,
kebencian, dan kejahatan, dan anak-anak mulai tertatih-tatih dan tersandung, si
ibu muda berkata:
"Lihatlah ke atas. Angkat matamu memandang Sinar."
Maka anak-anak melihat di atas awan tebal terpancar sinar kemuliaan yang kekal,
dan sinar itulah yang membimbing mereka melewati kegelapan. Dan malam itu si
ibu muda berkata:
"Hari ini adalah hari yang terbaik dari seluruh hari, karena saya telah
menunjukkan Allah kepada anak-anakku."
Dan hari demi hari terus berlalu, minggu demi minggu, dan bulan, dan tahun, si
ibu mulai tua dan mulai mengecil dan membungkuk. Tapi anak-anaknya menjadi
tinggi dan kuat, dan mereka berjalan dengan keberanian. Ketika mereka berjalan
di jalan sulit, mereka menolong ibunya. Ketika jalan sangat kasar bergelombang,
mereka mengangkat ibunya karena ibu mereka sudah sedemikian ringan seperti bulu,
dan akhirnya mereka sampai ke bukit dan di atas bukit mereka dapat melihat
jalan yang di ujungnya terdapat gerbang emas dengan pintu yang terbuka lebar.
Dan si ibu berkata:
"Saya sudah tiba di akhir perjalanan saya. Sekarang saya tahu bahwa akhir
dari perjalanan ini benar-benar jauh lebih baik dari awalnya karena anak-anakku
kini dapat berjalan sendiri, dan mereka dapat mewariskannya kepada anak-anak
mereka."
Dan anak-anak berkata:
"Ibu akan selalu berjalan dengan kami, bahkan setelah ibu melewati gerbang
itu."
Dan mereka berdiri serta memandang ibu mereka berjalan sendiri mendekati
gerbang. Setelah si ibu sudah tidak terlihat lagi, mereka berkata:
"Kami tidak dapat melihat dia, akan tetapi dia tetap bersama dengan kami. Ibu
kami lebih dari sekedar memori. Dia selalu hadir dan selalu hidup."
Jadi, kesimpulannya? Bahagia itu jika jadi pemenang
#30yearsofSMiLe minggu ini. Hehehe Just Joke! Ini yang sebenarnya, Setiap manusia menginginkan kebahagiaan. Tetapi sering kali mereka
begitu sibuk mencarinya, tanpa menyadari bahwa kebahagiaan sesungguhnya
tidak kemana-mana tetapi justru ada di mana-mana. Kebahagiaan bisa hadir
di setiap tempat, di semua rasa, dan tentunya setiap hati yang selalu
mensyukuri. ~Terima Kasih~